Ads Top

Google Makin Ketat, Google "Blokir" Gambar Porno

Screenshot pencarian di google.com
Google mengubah cara kerja filter SafeSearch. Kini fitur pencegahan konten berbahaya itu tidak lagi langsung menampilkan konten porno ketika pengguna melakukan search dengan keyword yang menyinggung materi itu.

Karena tanpa pengumuman, perubahan ini kabarnya membuat bingung sebagian pengguna karena Google tampak seolah-olah memblokir gambar porno secara keseluruhan, bahkan bagi pengguna yang mematikan fitur SafeSearch.

Akan tetapi, ternyata konten porno bukan sama sekali tak bisa diakses. Pengguna hanya perlu lebih spesifik.

Pencarian dengan kata "breast" misalnya, tak akan langsung menampilkan model topless, melainkan gambar-gambar "aman" di mana obyek yang dimaksud tampil terbalut dengan pakaian. Kata kunci "naked breast" akan menampilkan hasil yang berbeda. Hal yang sama berlaku untuk kata kunci lain yang sifatnya "menyerempet" konten pornografi.

Pilihan setting "on", "moderate", dan "off" dibuang dari SafeSearch, diganti oleh pilihan untuk "menyaring konten berbahaya" yang akan membuang jenis-jenis materi yang dianggap berkaitan dengan pornografi, meskipun kata kuncinya sudah sangat spesifik.

Pengguna yang memiliki akun Google juga bisa memanfaatkan fitur "lock SafeSearch" untuk mencegah anak-anak mengakses konten berbau pornografi.

Belum ada pengumuman resmi dari Google mengenai hal ini. Perubahan fitur SafeSearch tersebut tampaknya baru berlaku untuk Google.com. Saat dicoba, situs versi Indonesia Google.co.id pun masih berlaku sama seperti sebelumnya. Pilihan pengaturan SafeSearch juga masih sama.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Cnet, juru bicara Google mengatakan bahwa pihaknya tak bermaksud menyensor materi dewasa, tetapi "ingin memberikan apa yang benar-benar diinginkan oleh pengguna-sambil menghindari konten porno kecuali diminta secara spesifik."
Powered by Blogger.